5 Hijabers Ini Bisa Jadi Reference Kamu Untuk Gaya Hijab Syari yang Menutup Dada

Assalammualaikum Muslimah!

Sebagai muslimah sudah pasti kita tahu tentang kewajiban menutup aurat. Salah satunya adalah perintah tentang penggunaan hijab. Hijab atau istilah lainnya adalah jilbab adalah kain penutup yang menutupi aurat kita seluruh tubuh. Atau di masyarakat dikenal juga istilah kerudung yang berarti menutupi bagian kepala kita.

Tentang Hijab

Perintah ini dalam islam disampaikan dalam QS An-Nur 31 ayat dan QS Al Ahzab: 59. Termasuk masalah aurat ini juga dibahas dalam hadist oleh Rasulullah SAW, bahwa aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.

Dalam perintah Allah untuk menutup aurat ini, jilbab tentu saja bukan berarti muslimah tidak bisa tampil cantik dan indah. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan karya seni yang semakin kreatif, kita sebagai muslimah bisa menjalankan perintah Allah tanpa harus meninggalkan prinsip-prinsip keindahan.Tentunya islam pun juga mencintai keindahan, kerapihan, sesuatu yang estetis tanpa harus melanggar prinsip syariah seperti bertabaruj atau dandan berlebihan, bermewah dan bermegah-megahan (karena Allah melarang manusia bermewah-mewanhan), dan menutup tubuh tapi masih mencerminkan aurat.

Pandangan tentang hijab sendiri memiliki perbedaan di masing-masing pendapat ulama, imam mahdzab, ataupun berbagai organisasi/aliran islam. Mulai dari pandangan kewajiban berhijab, batasan aurat wanita, hingga berbagai teknis penggunaannya. Teknis penggunaan hijab misalnya saja seperti panjang pendeknya jilbab, penggunaan niqab, cadar, gamis, pakaian potongan, dsb. Masing-masing ulama memiliki cara pandang tersendiri dan dengan dasar dalil yang juga mendukungnya.

Tentunya hal tersebut sebuah pilihan personal yang nantinya harus dipertanggungjawabkan tanpa harus mengolok-olok pilihan yang lain. Bagi saya pribadi, dari kajian dan berbagai literatur yang saya pelajari, saya memiliki pendapat bahwa kewajiban muslimah dalam hal berpakaian mengandung unsur-unsur berikut.

  1. Menutup Seluruh Aurat dari mulai kepala, leher, hingga bagian bawah
  2. Menjulurkan kain kudung hingga menutupi bagian dada sehingga tidak terlihat lekukan atau bagian yang menonjol
  3. Tidak tembus pandang
  4. Tidak memperlihatkan lekuk tubuh
  5. Ada unsur keindahan dan estetika

Baca Juga : 7 Tips Agar Menjadi Muslimah Produktif

Pendapat saya pribadi dari berbagai kajian yang saya ikuti, soal menutup kain kudung hingga ke dada adalah karena di dalam dada terdapat aurat wanita. Tentu saja hal ini harus ditutup agar tidak terlihat walaupun hanya lekukakannya. Mungkin masing-masing orang akan berbeda terlihatnya, tetapi wanita pada umumnya akan terlihat di bagian tersebut. Maka lebih aman jika ditutup jilbab hingga ke dada.

Sedangkan unsur keindahan dan estetika tentu dibutuhkan dalam suatu peradaban manusia, mengingat bahwa pakaian juga bisa mencerminkan siapa diri kita dan citra kita. Muslimah juga harus mencerminkan citra diri yang baik dan menarik. Berpakaian yang indah tidak harus selalu mahal apalagi bermerek bukan? Yang terpenting pantas, rapih, dan mampu menunjukkan keindahan tanpa harus melanggar syariat islam.

Saya yakin para designer pakaian muslimah juga memegang andil bagi dakwah dan perkembangan islam. Lewat design pakaian islam juga bisa dilihat di mata international. Bahwa islam bukan agama yang anti dengan kemajuan dan kreatifitas. Banyak muslimah Indonesia kini mampu membawa design fashion muslimah hingga tingkat dunia dan menjadi jalan bahwa menjalankan aturan islam, kita tetap mampu mengembangkan potensi kreatifitas dan keindahan.

Baca juga : Benarkah Muslimah Itu Lemah?

Dengan jalan tersebut, mereka bisa membawa citra islam yang rahmatan lil alamin. Bahwa islam tidak selalu harus ketinggalan zaman. Kita bisa tampil stylish,menarik, tanpa harus melanggar syariat, merendahkan diri kita sendiri, apalagi membuka aurat pada sembarang orang. Tampilan muslimah yang pantas, warnanya sesuai, dapat membuat kita nyaman dan percaya diri.

Dalam berbagai teori komunikasi pun juga disebutkan bahwa pertama kali orang akan melihat kita dari aspek penampilan. Tentu penampilan yang acak-acakan, warnanya bertabrakan, tidak ada unsur kecocokan tentu membuat persepsi berbeda pada penerimaan orang lain.

Prinsipnya adalah muslimah bisa menggunakan busana yang pantas, warnanya sesuai, membuat kita nyaman dan percaya diri. Semuanya bisa mudah, asal pintar-pintar untuk mencocokkan outfit yang kita kenakan. Dan sekali lagi, tidak perlu mahal apalagi sampai rela menghabiskan uang demi barang bermerek lho.

Hijab Syari yang Stylish

Dari SMP sejak saya menggunakan hijab, saya merasa gaya hijab saya itu-itu saja. Sering juga kehilangan gaya karena bingung gaya berpakaian yang menarik seperti apa ya dengan keinginan saya tetap menggunakan hijab yang menutup dada. Di saat itu rasanya pilihan style menutup dada masih minim. Gaya atau style muslimah juga itu-itu saja. Kebanyakan model-model dulu seperti turban, atau kerudung simple yang diiikat kebelakang kurang cocok bagi saya.

Di masa sekarang ada banyak referensi gaya hijab muslimah yang bisa kita jadikan referensi. Kalau bagi saya sendiri yang jadi referensi adalah para hijabers dengan gaya hijab tetap menutup dada, baju longgar, dan jika menggunakan atasan potongan bisa menutup bagian belakang namun tetap stylish, elegant, dan terlihat simple.  Maklum badan saya yang besar jadi harus pintar-pintar memilih style. Kalau tidak bisa seperti lontong yang dibungkus atau kalau terlalu kebesaran bisa seperti bebegig sawah. Hehehe.

Baca juga : 5 Hal Wajib yang Harus Ada dalam Resolusi Muslimah

Untuk itu, berikut adalah referensi gaya Outfit Of the Day (OOTD) Muslimah Syari yang menutup dada, yang bisa jadi referensi. Jilbab syari menutup dada (tidak terlalu sampai bawah) adalah pilihan hijab saya. Menggunakan hijab yang menutup dada tidak selalu kuno juga terkesan kolot, tapi masih bisa tampil stylish, cantik, tanpa harus melanggar syariat islam.

Inilah Referensi Gaya Hijab Syari (Menutup Dada) Ala para Hijabers favorit saya, mungkin bisa menjadi referensi para muslimah lain juga yang sedang atau sudah menggunakan hijab syari menutup dada.

  1. Fitri Aulia

Fitri Aulia adalah salah satu fashion designer Muslimah yang menjadi favorit saya. Sejak dulu sering sekali melihat hasil design dan produk-produk dari Fitri Aulia yang dilabeli dengan brand Kivitz. Tampilan fashion dari Fitri Aulia terkesan sangat elegan, simpel, dan sederhana. Warna-warna yang dipilih oleh fitri aulia juga warna-warna elegan seperti putih, hijau army, kuning, coklat, dsb. Warna-warna dasar dan cenderung earthy tone menjadi style dari Fashion Designer ini. Gaya hijab Fitri Aulia sering menggunakan hijab model pasmina panjang dan besar sehingga lebih fleksibel untuk dimodel apapun namun tetap panjang hingga menutup dada.

Selain itu, Outfit Fitri Aulia lebih sering menggunakan model Dress dan Rok dengan atasan/blouse yang longgar dan nyaman. Cocok sekali untuk kita yang ingin belajar hijab syari dan nyaman dengan model berhijab yang simple dan nyaman.

 

  1. Ghaida Tsurayya

Ghaida Tsurayya yang fashion designer asal Bandung ini memiliki fashion brand untuk muslimah sendiri bernama Gdas. Gaya Hijab Ghaida biasanya sangat simpel juga sering menggunakan hijab segi empat yang cukup besar untuk bisa menutup hingga bagian dada dan punggung. Tampilan gaya berhijab ghaida sering juga menggunakan warna-warna pastel yang terkesan sangat chic, lembut, feminim, dan fresh. Warna-warna pastel yang bervariasi membuat tampilan muslimah jadi tidak membosankan.

Ghaida juga sering memadu padankan outfitnya dengan beragam outer, dress, rok, celana kulot, yang tetap longgar, tidak membentuk tubuh, dan atasan yang menutup hingga ke bagian bawah pinggul.

Untuk yang menyukai warna-warna pastel dan tetap simple, yuk simak style dari Ghaida di akun instagram  @gdaghaida atau blog pribadinya di sini.

💕 earth tone color 💕 . #ethnibellescarf #ghaidafavcolors Jessica coat @gdas_by_ghaida

A post shared by ghaida tsurayya (@gdaghaida) on

 

  1. Marina Dian

Marina dian memiliki brand fashion muslimah dengan nama Miss Marina. Gaya Marina Dian sering kali menggunakan warna-warna yang feminim seperti pink, ungu, putih, dan warna-warna feminim yang lembut lainnya. Marina Dian juga sering menggunakan tampilan hijab dengan model hijab atau khimar instant yang unik dan juga stylish. Model khimar yang didesign oleh Marina Dian tidak terlalu pasaran dan walaupun instant sangat cocok untuk dikenakan dalam acara atau moment apapun.

Jadi, siapa bilang model khimar instant hanya cocok untuk ke pengajian atau acara tertentu saja. Bisa juga dikenakan saat jalan-jalan atau acara-acara formal lainnya, asalkan bisa mencocokkan warna dengan outfit yang kita pakai.

Today's attire: Kimiko Veil & dress from @missmarina.id ✨💝💝💝

A post shared by dian marina (@marinadian) on

 

  1. Nalia Rifika Delonika

Nalia Rifika Delonika atau Fika,  lebih dikenal dengan Mrs Delonika yang menjadi nama akun di Instagramnya, memiliki brand fashion muslimah bernama NRH Nabilia yang dikelola bersama adiknya. Style hijab yang dikenakan oleh Fika biasanya cukup simple, sering menggunakan hijab segiempat yang dibentuk menjadi segitiga dan dijulur hingga menutup dada. Style hijab Fika biasanya lebih bermain pada warna dan aksen-aksen di model outfitnya seperti tangan, dress berlayer, dress yang dipadu padan dengan outer, dan lain sebagainya.

Fika sering juga menggunakan dress atau istilah lainnya adalah gamis. Dari style Fika saya melihat bahwa menggunakan dress langsung atau gamis ternyata bisa juga terlihat stylish, fresh, dan kekinian. Penggunaan dress tidak selalu terkesan kuno atau oldish asal pandai memilih warna, padu padan outfit, dan tentunya sesuai dengan kepribadian atau kenyamanan kita. Gaya hijab atau OOTD dari Fika bisa dilihat juga di akun instagramnya @mrsdelonika. 

 

  1. Dewi Permata Sari

Dewi Permata Sari memiliki business fashion muslimah yang bernama Kiciks. Kiciks mengusung ide produk hijab yang cocok untuk menutupi pipi tembam alias Hijab Anti Tembem. Gaya hijab dari Dewi Kiciks sering kali menggunakan model khimar langsung yang cukup panjang namun tetap stylish dan syari dengan padu padan dress berwarna-warni atau berbunga-bunga. Gaya ini cocok untuk muslimah yang ingin tampil simpel dan hijab yang langsung pakai namun tetap cantik dan feminim.

 

Itulah lima style berhijab dari 5 fashion designer muslimah di Indonesia. Tentunya hal ini membuktikan bahwa aturan islam untuk berhijab dan menutup aurat tidak akan menghalangi kita untuk tetap tampil stylish dan membuat kreativitas. Semoga bisa menginspirasi dan menjadi referensi gaya yang kita inginkan ya. Dari berhijab kita juga bisa memberikan banyak inspirasi sekaligus menyebarkan nilai-nilai yang sesuai dengan islam.

Dari kelima style hijab ini, mana yang kamu paling suka? Boleh dong di share jawabannya….

You may also like

16 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *