9 Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari Saat Memulai Bisnis

Memulai bisnis bisa diandaikan seperti mengendarai truk yang mengangkut emas sambil menuruni bukit.Jika Anda bisa mengendalikan laju truk, maka Anda bisa pulang dengan selamat dan menikmati keuntungan dari emas tersebut. Namun, apabila Anda tidak bisa mengendalikan laju kendaraan Anda, maka Anda akan berakhir dengan jatuh ke dalam jurang. Ya, berbisnis tidak sekedar memiliki modal kemudian membuka usaha.Ada beberapa hal yang perlu Anda pelajari agar usaha bisa berkembang dan berjalan dengan lancar dalam waktu yang lama.Di antaranya, ada beberapa kesalahan yang harus Anda hindari agar tidak mengganggu jalannya bisnis Anda. Cek detailnya di bawah ini!

  1. Berpikir bahwa membuat rencana, tujuan, dan sasaran bisnis bukan prioritas

Hal tersebut adalah salah besar! Memulai suatu perjalanan tanpa mengetahui arah tujuan akan membuat Anda berakhir dengan tersesat. Begitu pula dengan berbisnis. Memulainya tanpa terlebih dahulu menentukan rencana, tujuan, dan sasaran bisnis akan membuat jalan kesuksesan Anda terhambat. Anda perlu menuliskan apa yang diinginkan dan hendak dicapai. Dari sinilah, Anda bisa menentukan strategi dan taktik untuk bisa mencapainya. Selain itu, Anda juga perlu beradaptasi dengan lingkungan bisnis dan perubahannya agar bisa menyesuaikan dengan alur bisnis Anda.

  1. Terburu-buru dan berusaha melakukan banyak hal dalam satu waktu

Andaikan berbisnis seperti maraton, bukan sprint atau lari cepat.Sebagai pebisnis pemula, Anda perlu berlari sembari memberikan sedikit jeda di antaranya agar Anda bisa beristirahat. Jika tidak, maka Anda akan cepat kelelahan sehingga berakhir tidak bisa menjalankan bisnis. Yang paling buruk adalah Anda akan cepat kehabisan bahan produksi padahal barang jadinya belum terjual habis. Ujung-ujungnya Anda akan mengalami kerugian. Anda bisa mencoba membuat timeline atau jadwal baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang menyesuaikan kemampuan bisnis Anda.

  1. Mengambil pinjaman modal tanpa pertimbangan

Modal merupakan faktor mendasar yang penting dalam mempengaruhi apakah bisnis bisa berjalan atau tidak.Seorang pebisnis bisa memperoleh modal dari berbagai sumber, mulai dari kantong pribadi hingga pinjamanmelalui aplikasi kredit tanpa kartu kredit. Apabila Anda hendak mengambil pinjaman modal, pastikan bahwa jumlah yang Anda ambil tidak berlebihan dan disesuaikan dengan kebutuhan menjalankan bisnis Anda. Pertimbangkan bahwa pinjaman modal yang Anda ambil haruslah jumlah yang Anda yakin bisa dikembalikan dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Jika Anda mengambil pinjaman tanpa pertimbangan terlebih dahulu, maka hal ini bisa mengganggu jalannya usaha.

  1. Menggunakan keuntungan usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari

Pebisnis yang baik harus menerapkan sistem manajemen keuangan yang baik pula.Keuntungan dari usaha harus disimpan ke dalam kas agar nanti bisa digunakan untuk memenuhi segala kebutuhan terkait usaha Anda, bukan kebutuhan pribadi Anda.Terutama untuk menghadapi hal-hal yang tidak terduga. Contohnya, ketika mesin produksi mengalami kerusakan, maka uang simpanan di kas bisa digunakan untuk biaya reparasi agar usaha Anda tetap bisa berproduksi dan berjalan. Terkadang, keuntungan usaha juga akan digunakan untuk membayar pinjaman, baik pinjaman tunai dari bank maupun pinjaman pribadi online. Jika situasi memang memaksa Anda untuk mengambil uang kas usaha, maka pastikan untuk menganggapnya sebagai pinjaman yang perlu Anda kembalikan suatu hari nanti.Selain itu, Anda perlu membuat rekening pribadi dan rekening bisnissecara terpisah untuk mengurangi resiko Anda secara tidak sadar menggunakan simpanan bisnis untuk kebutuhan pribadi.

  1. Memilih struktur bisnis yang salah ketika mendaftarkan usaha

Ingat bahwa memulai suatu bisnis akan melibatkan urusan administrasi terkait pendaftaran dan perijinan usaha. Tipe bisnis yang akan Anda jalankan nantinya akan mempengaruhi bagaimana Anda menjalankan usaha dan ketentutan pajak yang mengikutinya. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan seseorang yang paham mengenai struktur bisnis dan hukum untuk memberikan masukan mengenai struktur bisnis yang sesuai dengan perusahaan Anda dan ketentuan yang harus Anda jalani kedepannya.

  1. Tidak mendaftarkan usaha secara benar

Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa urusan administrasi perijinan sangatlah penting dalam memulai suatu bisnis.Pertama, Anda juga perlu memastikan bahwa usaha yang Anda jalankan merupakan usaha yang legal dan tidak melanggar hukum.Kedua, lengkapi semua dokumen perijinan jangan sampai ada yang terlewatkan.Jika tidak, maka Anda harus bersiap menjalani inspeksi di tengah menjalankan bisnis, bahkan berakhir dengan penutupan usaha. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan hal lain yaitu penamaan bisnis. Trademark merupakan hal yang sangat riskan di dalam bisnis. Jangan sampai Anda menggunakan nama bisnis yang sudah didaftarkan dan menggunakan trademark mereka. Jika tidak, Anda harus bersiap mendapatkan tuntutan hukum di kemudian hari.

  1. Tidak menghargai pelanggan

Di dalam setiap usaha, pembeli atau pelanggan adalah raja. Pebisnis dan pelanggan saling bergantung sama lain. Reputasi sangat mempengaruhi kesuksesan bisnis, terutama apabila Anda memulai usaha di sektor jasa. Sekali Anda mendapatkan nama buruk terhadap pelanggan, maka kepercayaan mereka terhadap bisnis Anda akan hilang selamanya. Terlebih lagi di era teknologi seperti saat  ini, sekali reputasi buruk bisnis Anda menyebar di dunia maya, maka akan sulit untuk memperbaikinya. Bahkan, Anda bisa kehilangan reputasi di mata banyak orang yang belum menjadi pelanggan Anda.Jika memang Anda melakukan kesalahan ketika memberikan pelayanan kepada pelanggan, maka pastikan untuk segera mungkin meminta maaf dan memberikan ganti rugi yang selayaknya.

  1. Senang berbisnis sendiri dan tidak membangun jaringan bisnis

Apapun yang Anda lakukan pasti akan terasa lebih mudah apabila dilakukan secara bergotong royong, termasuk berbisnis. Buat apa menguras tenaga sendiri apabila Anda bisa membagi tanggung jawab kepada seseorang yang lebih ahli agar hasilnya lebih efektif? Ketika ingin mengembangkan bisnis, maka membangun jaringan bisnis merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Anda perlu bekerja sama dengan berbagai mitra untuk memperluas jaringan bisnis Anda. Jangan berpikir bahwa Anda akan merugi untuk membayar tenaga tambahan. Modal yang Anda keluarkan di awal pada akhirnya akan kembali kepada Anda ketika bisnis yang Anda kembangkan bisa menghasilkan keuntungan lebih. Menutup pintu kemitraan sama saja dengan menutup kesempatan untuk mengembangkan bisnis Anda.

  1. Tidak mempersiapkan perubahan gaya hidup dengan orang di sekitar Anda

Terakhir, Anda juga jangan sampai mengesampingkan kehidupan personal. Ketika Anda hendak memulai bisnis, Anda harus sadar bahwa mau tidak mau akan mempengaruhi gaya hidup Anda. Contohnya, Anda mungkin akan lebih banyak menghabiskan waktu di kantor dibandingkan di rumah. Atau, Anda kehilangan waktu di akhir minggu untuk bisa mengejar target produksi. Secara otomatis Anda akan kehilangan waktu bersama keluarga atau orang terdekat Anda. Jadi, pastikan untuk memberikan mereka pemahaman sejak awal bahwa Anda tengah serius menjalani bisnis Anda dan kemungkinan besar akan jarang menghabiskan waktu dengan mereka. Jangan sampai Anda mengabaikan poin ini. Jika Anda sampai menyakiti hati mereka, maka Anda akan kehilangan orang-orang terdekat yang akan mendukung Anda jika Anda tengah mengalami kesulitan.

Pastikan bahwa Anda menghindari kesalahan-kesalahan di atas agar bisnis yang hendak Anda jalankan bisa sukses kedepannya.

You may also like

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *