MUKENA SITI KHADIJAH, LAMBANG CINTA DAN KENYAMANAN BERIBADAH

Adem, lembut, gak bikin gerah, gak bikin gatel, dan betah buat berlama-lama dipakai. Itu kriteria mukena yang kalian suka bukan? Kalau iya pas banget sama mukena yang baru aja saya cobain. Jadi, saya baru menemukan mukena yang bener-bener nyaman banget buat shalat dan ibadah berlama-lama. Dan jangan salah, walaupun mukena ini baru bagi saya dengan nama brand-nya, tapi saya langsung jatuh cinta dan berniat ingin membelikan orang tua dan sahabat terdekat mukena ini sebagai lambang cinta.

Sebelumnya, saya pernah mencoba mukena pemberian dari sebuah acara pengajian. Saya coba mukena tersebut dan baru 1 menit, rasanya sudah gak nyaman. Bahannya panas, bikin gerah, belum lagi ukuran kepala yang tidak fit dengan wajah saya. Efeknya badan saya agak gatal dan bagian leher karena bentuk mukanya tidak fit, bikin kemeraha juga. Akibatnya saat shalat pun rasanya tidak nyaman dan buat berlama-lama dengan mukena juga gak betah. Apalagi kalau dipakai saat shalat taraweh, mengaji, atau kita bertahan dari magrib ke isya tidak membuka mukena, itu rasanya gak akan betah. Dari situ, saya merasa pentingnya punya mukena yang bagus dan berkualitas.

Kalau menghadap manusia saja kita pakai baju yang bagus, cantik, nyaman, dan benar-benar bersahaja, lantas kenapa saat menghadap Allah tidak menggunakan hal yang serupa juga? Apalagi shalat dilakukan setiap hari minimal-minimalnya 5 kali dalam sehari. Tapi sering kali membeli mukena tidak seperti membeli baju yang mungkin bisa setiap bulan.

Tapi biarlah itu saya yang dulu. Setelah tahu tentang mukena yang satu ini, rasanya langsung ingin beli lagi dan merasakan kenikmatan ibadah karena menggunakan perangkat yang sangat nyaman dan berkualitas ini.

Dari Malaysia ke Indonesia, Mukena Siti Khadijah Kini Buka Gerai Ke Dua

Sabtu, 3 Maret 2018 yang lalu saya berkesempatan hadir di acara Grand Launching Gerai ke Dua Mukena Siti Khadijah di Paris Van Java, Bandung. Sebelumnya, mukena asal Malaysia ini telah memiliki butik atau gerainya di Mall FX Sudirman, kawasan Jakarta selatan dan beberapa produk yang juga ada di Metro.

Mukena Siti Khadijah sendiri berawal dari Malaysia dan masuk ke Indonesia saat tahun 2015. Mukena ini tergolong dengan mukena premium karena memang diproduksi dari bahan yang sangat berkualitas, seperti spun polyester berteknologi jepang dengan desain inovatif di bagian wajah sehingga mudah untuk dikenakan tanpa perlu merubah kembali bagian dahi atau dagu karena sudah flexibel dibentuk ukurannya sesuai wajah. Tidak salah kalau riset di bagian wajah pun hampir memakan waktu 6 bulan tersendiri.

Gerai Mukena Siti Khadijah di Paris Van Java, Bandung

Saya pribadi senang sekali, Mukena Siti Khadijah (SK) bisa ada di Bandung, yang merupakan kota asal dan kelahiran saya ini. Tentunya juga dekat dari rumah keluarga, sehingga mudah jika ingin belanja produk-produk dari mukena SK. Memang Bandung menjadi target pembukaan gerai yang kedua, karena banyak juga masyarakat Bandung yang membeli online mukena Siti Khadijah.

Selain gerai dan website online, Mukena Siti Khadijah juga bekerja sama dengan saluran belanja televisi speerti Oshop, MNC Shop, dan sekarang yang terbaru adalah MQ TV. Semakin mudah tentunya mendapatkan mukena Siti Khadijah dan pastinya mudah untuk belanja barang berkualitas kesukaan kita.

Di kesempatan grand launching ini juga, Mukena SK menghadirkan produk specialnya untuk masyarakat Bandung yaitu series Hadiya. Mukena Cantik ini berwarna hitam dengan lace berwarna putih cantik, dan berbahan yang sangat halus, nyaman, dan dingin saat dikenakan. Duh, pengen punya juga mukena yang series satu ini…

Mukena Hadiya, Special dibuat untuk Grand Launching Butik Mukena Siti Khadijah di Bandung

Acara grand launching butik kedua di Indonesia ini, diadakan persis di butik barunya SK di Paris Van Java. Serunya lagi, acara ini dihadiri oleh Ibu Athaliya Kamil, yang merupakan istri dari Bapak Ridwan Kamil, Walikota Bandung. Ada juga beberapa tamu dan undangan penting dari mukena SK yang juga hadir di acara ini. Acaranya benar-benar khidmat karena dimulai dengan doa, sambutan, dan harapan-harapan dari Founder Mukena Siti Khadijah serta tamu-tamu yang hadir yang juga turut mendoakan.

Ibu Athaliya Kamil dan Puan Padzillah (Founder Mukena SK) meresmikan butik mukena Siti Khadijah yang baru

Kalau berkunjung langsung ke gerai Mukena Siti Khadijah, kita bisa melihat langsung produk-produk Siti Khadijah yang keren-keren dan berkualitas banget. Selain mukena, ada juga baju koko atau gamis untuk laki-laki, tasbih, pashmina, kerudung instant, tas wanita, hand shock, serta kaos kaki yang kualitasnya benar-benar bagus banget (lembut, tebal, tidak mudah rusak). Kalau teman-teman langsung kesini, yakin pasti langsung jatuh cinta dengan produk-produk mukena Siti Khadijah, hehehe.

Berbagai series mukena di Butik Siti Khadijah
Saya pun terkagum-kagum dengan bahan dan model mukena dari Siti Khadijah

Hi Tea With The Madam Founder of Mukena Siti Khadijah

Selesai acara grand lauching yang dilaksanakan di depan butik, saya bersama para blogger, media, dan juga social media influencer beranjak ke acara selanjutnya di Resto Gula Merah yang masih ada di kawasan Paris Van Java Bandung. Kali ini exclusive time untuk berbincang bersama-sama dengan Puan Padzillah serta suami dan anaknya yang juga mendukung proses bisnis dari Mukena SK. Alhamdulillah, di kesempatan kali ini saya pun bisa mengenal lebih dalam tentang mukena Siti Khadijah dan perkembangannya yang sangat pesat hingga ke berbagai negara di dunia.

Hi tea time bersama Founder Mukena Siti Khadijah

Puan Padzillah sebagai Founder juga menceritakan tentang bagaimana pertama kali ia membangun bisnis ini. Pada dasarnya bisnis ini adalah bisnis keluarga, karena dikerjakan bersama-sama keluarga intinya. Awalnya, Puan Padzillah hanyalah Ibu Rumah Tangga biasa yang sehari-hari mengurus anak-anak, suami, dan rumah tangganya. Namun, setelah anak-anaknya besar dan mandiri, ia pun memulai aktivitas bisnis ini yang juga didukung 100% oleh suaminya.

Bersama para blogger dan media di acara Hi Tea dengan Puan Padzillah dan Keluarga

Bisnis mukena pun akhirnya dipilih karena melihat masih belum banyak produksi mukena berkualitas yang ia amati. Akhirnya ia pun nekat dan terus berjalan bisnisnya hingga saat ini memiliki 30 gerai di Malaysia, dan dua di Indonesia (Jakarta dan Bandung). Tidak hanya itu, bisnis mukena Siti Khadijah juga sudah menyebar hingga ke Brunei, Singapura, UK, dan Middle East secara online. Hasil perjuangan Puan Padzillah bersama keluarga pun tentunya dapat terlihat hingga kini.

Saat conference pers bersama Puan Padzillah dan Keluarga yang mensupport bisnisnya.

Puan Padzillah mejelaskan bahwa sejauh ini designer utama dari Mukena Siti Khadijah adalah Beliau sendiri, walaupun sekarang ia memiliki tim RnD (research and development) untuk bisnis mukenanya. Bahkan, ia pun juga berencana untuk mengambil designer dari Indonesia khusus, untuk memenuhi cita rasa market atau customer  di Indonesia.

Nah yang menarik sebetulnya ada di bagian bentuk wajah mukena-nya. Jadi bagian wajah ini sudah dipatenkan dan menjadi ciri khas dari Mukena Siti Khadijah. Di bagian leher terdapat bahan yang strech yang nyaman, sehingga tidak gatal dan kemerahan jika dipakai lama. Dan pastinya, bagian wajah ini sudah di riset secara mendalam, dan dibuat secara teliti oleh tim dari Mukena SK.Setiap hari, ada 1400 bagian wajah yang diproduksi di Malaysia. Wah, banyak sekali ya..

Tidak salah jika Mukena SK ini punya kualitas yang sangat baik. Puan Padzillah sendiri hingga saat ini masih melakukan quality control langsung walaupun sudah ada tim yang melakukan. Namun, tidak hanya di Malaysia, hingga kini mukena SK juga sudah memiiliki pabrik yang cukup besar di Tasikmlaya dan mmeiliki sekitar 200 pegawai. Pengrajin dan penjahit di Tasikmalaya, Jawa Barat sudah dilatih untuk memproduksi mukena. Akan tetapi, khusus bagian wajah, produksi hingga kini tetap di Malaysia karena sudah hak paten dan memang butuh riset yang teliti oleh tim dari Siti Khadijah.

Mukena Siti Khadijah, Lambang Cinta Abadi

Saya sendiri sudah mencoba mukena Siti Khadijah yaitu dari series TPO Pink dengan warna Dark Purple. Warnanya benar-benar cantik, sesuai dengan warna pastel kesukaan saya. Mukena Siti Khadijah sendiri ada ukuran yang free size atau ukuran sesuai bentuk tubuh. Tapi saat saya menggunakan yang free size pun masih sesuai dengan bentuk tubuh saya sehingga nyaman digunakan. Selain itu, Mukena Siti Khadijah juga tidak tembus pandang atau transparant, sehingga tetap syari.

Puan Padzillah sendiri menyampaikan bahwa mukena Siti Khadijah ini adalah Lambang Cinta Abadi. Menurutnya kualitas dari mukena Siti Khadijah adalah bentuk cinta kita kepada Allah, karena kita kenakan untuk menghadap-Nya dengan tampilan terbaik. Selain itu juga tanda cinta untuk Ibu, Istri, dan Orang Spesial lainnya yang kita Cintai karena mukena adalah hadiah terbaik bagi mereka untuk dikenakan saat beribadah, umrah, shalat, mengaji, dsb.

Senangnya membawa pulang Mukena Siti Khadijah Baru

Benar banget apa yang dikatakan oleh Puan Padzillah. Saya terpikir juga, ingin menggunakan mukena Siti Khadijah untuk mahar pernikahan nanti. Hehehe. Ya, bisa request kali ya untuk yang satu ini pada calon suami. Hehehe.

Saya sendiri merasa bahwa harga dari Mukena Siti Khadijah mungkin bagi beberapa orang akan terasa pricey, apalagi jika dibandingkan dengan harga-harga yang ada di pasaran secara umum. Tapi sebetulnya kalau kita membeli mukena terbaik ini setahun sekali atau dua kali, atau kita hadiahkan pada orang tersayang, harga tersebut tidak akan sebanding dengan kebahagiaan, kenyamanan, dan ketenangannya dalam beribadah. Kalau tidak percaya, coba sendiri yuk. Feel the experience from wearing Mukena Siti Khadijah, with Love…

You may also like

21 Comments

  1. Mukena adem itu penting kalau aku. Apalagi Jakarta panas.
    Aku suka banget ih mukena hitamnya. Kira-kira bakal terus ada ga ya? Atau benar-benar hanya akan khusus untuk launching aja?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *