WALAU SUDAH DEWASA, SAATNYA MINUM SUSU LAGI

Sejujurnya, saya bukan termasuk orang yang suka minum susu. Jangankan minum, mencium baunya saja kadang saya sudah gak suka dan bikin eneg. Apalagi susu putih atau vanilla yang biasanya bau-nya sudah saya gak suka. Makanya saya lebih suka susu yang biasanya sudah menjadi olahan atau ada penambah rasa. Tidak lupa dipastikan bahwa susu itu harus dingin, kalau disajikan hangat, wah tambah eneg deh.

Pengalaman tidak suka dengan susu ini juga ditambah dengan pengalaman kurang baik saya saat konsumsi susu. Sejak SMP, setiap pagi saya minum susu (karena dipaksa Mamah) saya pasti muntah dan langsung ingin buang air. Untuk itu perasaan tidak enak ini menambah ketidaksukaan saya dengan susu. Jadi kalau ada pilihan lain, boleh dong saya nggak minum susu. Ditambah lagi kalau dipaksa Mamah saya minum susu, ada kebiasaan saya untuk membuang sebagian susunya. Ya Ampun parah banget ya, padahal itu susu harganya mahal sis. Baru nyadar pas udah gede dong…Hehehe.

Tapi berbeda cerita waktu saya mencoba susu murni  Hometown. 2 minggu lalu saya mencoba susu ini karena promosi dari teman dan pas banget ada orang yang mengirimkan ke rumah. Sebelumnya, saya juga pernah mencoba sample susu ini saat berada di salah satu super market di Jakarta Selatan. Mbak-Mbak SPG nya maksa banget deh minta saya untuk nyobain susu ini. Waktu itu untuk susunya disajikan dingin dan saya pun mencobanya. Memang rasanya gak bikin eneg dan segar sekali. Rasanya sedikit tawar dan sedikit asin yang bikin segar. Saya juga waktu itu kurang paham bagaimana kok bisa seenak itu dan berbeda sekali dengan rasa susu lainnya yang pernah saya coba.Pantesan kenapa si Mbak-Mbak SPG nya maksa saya nyobain, padahal saya sudah bilang gak suka susu.

Nah, sayangnya waktu itu saya hanya mencoba sedikit saja dan mau membeli tertunda terus menerus. Hingga sampai akhirnya saya pun mencoba susu murni sapi ini dalam kemasan botol 2Liter. Perasaan dan pengalaman saya minum susu pun jadi berubah setelah susu pasteurisasi Hometown datang ke rumah dengan segarnya.

Pentingnya Minum Susu Walaupun Sudah Dewasa

Sejak masuk kuliah dan jauh dari orang tua saya pun jadi malas minum susu karena memang pengalaman yang kurang baik saat minum susu. Tapi banyak orang yang selalu mengingatkan saya bahwa minum susu sangat penting walaupun saya sudah dewasa. Waktu itu saya sempat berpikir bahwa minum susu tidak begitu penting, apalagi saya bukan lagi masa pertumbuhan yang seperti remaja-remaja atau dedek-dedek SMA ya. Tapi saya pun mencoba merubah pandangan saya, dan mengetahui ada banyak sekali manfaat jika kita minum susu.

Orang dewasa pun sebetulnya masih butuh minum susu karena bagaimanapun dalam keseharian kita butuh kalsium yang cukup untuk kesehatan tulang. Apalagi kalau kita bekerja sehari-hari, bawa-bawan barang yang berat, menggendong anak, dan juga aktivitas-aktivitas lainnya seperti berjalan dan berolahraga yang mensyaratkan tulang kita kuat.

Tapi tidak hanya itu, sebenarnya manfaat susu murni juga bisa menormalkan asam lambung dan menyehatkan kulit jika diminum teratur dan secara benar. Kandungan protein dalam susu juga ternyata cukup tinggi dan berfungsi untuk membentuk otot. Jika susu diminum dingin juga bisa memberikan efek segar, fresh, dan relax sehingga bisa membuat kita lebih tenang serta jauh dari stress berlebihan. Tekanan darah pun akhirnya bisa normal tanpa harus takut naik dan turun.

Susu Sapi Murni Hometown Dairy yang Alami dan Bebas Bahan Berbahaya

Apa yang membuat susu sapi murni Hometown Dairy ini spesial dari  susu-susu yang lainnya? Jelas pasti ada yang spesial, hingga membuat saya yang tidak terlalu suka susu ini jadi suka susu dan main-main bikin menu masakan dengan susu. Susu Hometown adalah jenis susu yang original fresh milk. Untuk itu, susu ini lebih alami, lebih less-proccessed, dan sangat cocok bagi para wanita yang butuh kalsium tinggi juga asupan gizi untuk keluarganya.

Kadang ada pertanyaan, apakah susu ini benar-benar fresh milk, creamy, dan original? Apa benar tidak ada pengawet atau bahan kimia lainnya? Jangan-jangan hanya gimmick. Jujur itu pertanyaan saya pertama kali saat susu Hometown ini ada di tangan saya dan siap untuk saya minum. Tapi memang ternyata susu hometown dibuat dari 100% susu sapi asli. Susu segar dengan proses pasteurisasi yang segala kebaikan susu tetap terjaga dan tidak tercampur oleh bahan-bahan berbahaya. Yah, artinya memang benar-benar susu dari sapi itu sendiri, sehingga benar-benar alami.

Check di kemasan Susu Hometown tanggal expired produk atau tanggal produksinya. Sangat baik diminum maksimal 3 hari setelah segel dibuka dan tidak dikonsumsi lebih dari 12 hari setelah masa produksi

Bayangkan saja ya, tentu akan sulit jika kita ingin minum susu sapi murni harus dengan memerah sapi itu langsung dengan tangan sendiri. Saya pernah mencobanya saat bermain ke perternakan sapi, dan tentu sangat sulit belum lagi perasaan jijiknya. Hehehe. (Salut deh buat para peternah sapi perah).

Nah soal bahan pengawet dan keamanan lainnya, saya makin percaya bahwa susu Hometown tidak menggunakan pengawet atau bahan-bahan lainnya seperti tambahan gula, air, perisa, stabilizer, dan kimia lainnya. Jadi waktu itu saya membuka segel susu dan mencoba meminum serta menjadikannya bahan masakan. Setelah 3 hari saya diamkan di kulkas, di hari ke-4 susu ini sudah berbau dan menggumpal. Susu murni yang awalnya cair dan segar ini sudah mengental seperti Yogurt dan saya pun sudah tidak bisa meminumnya. Padahal, saya menyimpannya di kulkas. Artinya, memang susu ini tidak baik dikonsumsi lama-lama, harus segera diminum dan dihabiskan karena tanpa adanya bahan yang mengawetkan. Di kemasannya pun disampaikan bahwa susu pasteurisasi ini memiliki jangka waktu 12 hari untuk segera diminum dari tanggal produksi dengan suhu 0-4 derajat. Hmmm, pantas saja kalau cepat basi ya.

Susu Hometown yang saya sajikan bersama oat untuk sarapan di pagi hari

Oh ya, saat itu pun saya berpikir bahwa sepertinya susu Hometown sangat cocok bagi saya seorang wanita karir yang juga banyak beraktivitas, pasti butuh kalsium tinggi dan tidak ingin banyak tambahan lemak. Saya pun akhirnya memahami bahwa yang membuat susu bikin gendut atau berlemak itu bukannya susu itu sendiri, melainkan tambahan-tambahannya yang lain seperti lemak jenuh, gula, pemanis tambahan, garam yang berlebihan, dsb. Nah, jika ada susu murni yang seperti ini tentunya akan aman buat pertumbuhan dan kesehatan tubuh, tanpa harus takut menimbun lemak jahat bukan?

Susu Hometown juga ternyata dihasilkan dari sapi-sapi peternakan Hometown (PT Great Giant Livestock) yang dirawat dengan baik dan menggunakan mesin proses produksi yang moderen. Teman-teman saya yang sudah mencoba sering mengatakan bahwa susu ini seperti susu segar yang dihasilkan oleh negara-negara maju dan moderen lainnya seperti Eropa, Australia, New Zaeland, dan Jepang. Tentunya tidak perlu jauh-jauh mendapatkan dari negara tersebut ya untuk bisa minum susu enak semacam ini.

Bagi sebagian orang yang suka dengan varian rasa susu, mungkin susu Homwtown hanya tersedia dalam satu jenis varian saja, yaitu susu putih murni. Untuk kemasannya, susu Hometown pun tersedia dari ukuran packaging 1 Liter, 2 Liter, dan 3 Liter. Bagi kalian yang ingin mencicipi, bisa membeli kemasan 1 liter terlebih dahulu. Tapi saya jamin, pasti akan ketagihan karena saya si orang yang kurang suka susu pun akhirnya ketagihan.

Sepertinya kalau ada susu enak begini, saya pun sulit berpindah ke susu lain. Apalagi kalau mengingat-mengingat susu yang bikin eneg dan gak karuan bikin perut saya melilit, rasanya tidak ingin berpaling dari Hometown Dairy. Hehehe.

Olahan Susu Hometown Untuk Menu Creamy Mashed Potatoes

Selain diminum, saya pun sempat mencoba untuk mengolah susu hometown ini sebagai menu olahan masakan saya. Waktu itu, saya mencoba untuk membuat menu creamy mashed potatoes dan rasa creamy itu saya dapatkan dari susu murni Hometown. Sebelum saya mencoba hasil masakan saya ini, saya pun bertanya pada teman yang juga mencicipi bagaimana rasa mashed potatoes buatan saya. Menurutnya, rasanya cukup creamy tapi tidak bikin eneg dan rasa tawarnya pas. Alhasil mashed potatoes buatan saya pun berhasil membuat saya dan teman saya makan jadi lahap.

Untuk itu, saya share resep Mashed Potatoes ala saya dengan menggunakan Susu Hometown Dairy ya. Siapa tahu mau mencoba juga di rumah, hehe. Tapi mohon maaf kalau ada kurang-kurang, maklum ini percobaan pertama hehehe.

 

Teman-teman, itu pengalaman real saya saat merasakan minum susu kembali dengan Hometown Dairy. Saya mulai saat ini berniat ingin konsisten kembali minum susu agar tulang-tulang saya tetap kuat menopang tubuh dan beraktivitas sehari-hari. Tentunya dengan susu yang sehat, bebas pengawet, segar, dan enak rasanya. Susu Hometown ini, untuk sekarang menjadi pilihan saya memulai kebiasaan minum susu kembali. Selain dari harganya yang terjangkau, susu Hometown juga mudah untuk didapatkan baik secara online ataupun offline.

Harga susu untuk ukuran 1 liter yaitu 25.000 rupiah, 2 liter seharga 45.000 rupiah, dan ukuran 3 liter seharga 65.000 rupiah. Kalian bisa dapatkan juga di beberapa supermarket seperti : Ranch Market, Foodhall, Farmers Market, Hero, Lotte Mart, Superindo, Transmart, AEON, Papaya, Carefour, Grand Lucky, Indofresh. Jika ingin membeli online, bisa juga check di tokopedia atau e-commerce lainnya ya. Mudah sekali bukan mendapatkan susu Hometown yang sehat ini?

Untuk informasi lebih lengkap tentang susu hometown ini, coba check di websitenya yuk disini atau melalui facebook dan instagram Hometown Dairy. Kalau kalian, adakah yang sudah pernah coba susu Hometown ini juga? Apakah ada pengalaman yang sama seperti saya juga? Boleh share di di kolom komentar yuk. Terimakasih ya.

You may also like

4 Comments

  1. Udah lama gak bikin mashed potato. Dulu sering bikin dan makan pakai roti tawar yg kering itu lho. Kyknya pengen deh ganti makan nasi sama mashed potato lg TFS resepnya 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *