WASPADA SERANGAN TIPES, INI CARA MENGHINDARINYA DAN MERAWAT PENDERITA DI RUMAH

Akhir-akhir ini, ada beberapa teman saya yang terkena penyakit tipes dan harus dirawat di rumah sakit secara intensif. Penyebabnya sangat beragam, mulai dari pola hidup yang kurang higienis, makan sembarangan, hingga pola hidup yang tidak teratur. Sakit tipes yang dialami pun harus berakhir dengan bed rest di rumah sakit atau di rumah dalam waktu kurang lebih satu minggu. Terpaksa, pekerjaan atau tugas lainnya harus ditinggalkan sampai sembuh kembali.

Tifus (tipes) atau demam tifoid adalah penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri Salmonella typhi yang menyebar melalui makanan dan minuman yang telah terontaminasi.

Sumber dari website Halodoc

Penyakit tipes juga pernah saya alami waktu saya masih kecil. Waktu itu dimulai dari ibu saya yang sakit lalu entah bagaimana saya pun juga ikutan terkena tipes. Waktu itu, saat ibu saya sakit, saya tetap tidur satu kasur dengan ibu saya. Bahkan sempat satu selimut karena saya masih ingin tetap bersama dengan ibu walaupun ia sedang sakit.

Setelah check darah ke klinik, barulah disimpulkan memang ada salmonella typi dalam darah di tubuh saya. Rasanya badan benar-benar tidak enak, mulai dari mual, demam tinggi, hingga badan yang lemas dan tidak kuat beraktivitas apapun. Rasanya hanya ingin berbaring di tempat tidur dan demam segera turun.

Bukan hanya demam tinggi dan lemas ya, tapi saya yang doyan makan pun jadi gak nafsu makan sama sekali. Makanan seenak apapun rasanya eneg, dan gak mau sedikit pun masuk ke dalam mulut. Semua makanan rasanya sama, tidak enak.

Awalnya dokter sempat meminta orang tua saya untuk di rawat di rumah sakit saja. Namun orang tua tidak setuju dan saya juga takut untuk di rawat di rumah sakit. Akhirnya, orang tua saya memilih untuk merawat saya di rumah dengan kondisi saya tidak boleh masuk sekolah dulu dan tidak boleh untuk sama sekali untuk beraktivitas berat.

Banyak orang yang beranggapan bahwa sakit tipes harus dirawat di rumah sakit. Namun dengan pengalaman saya yang sakit tipes saat kecil, sebenarnya bisa saja di rawat di rumah. Walaupun sekarang sudah ada banyak fasilitas asuransi atau BPJS sekalipun, bagi saya rumah sendiri lebih nyaman di banding rumah sakit. Itu juga pilihan ibu saya saat saya terkena sakit tipes. Ia merasa bisa ekstra merawat saya dengan resep dokter juga tentunya.

Namun perlu diingat bahwa penyakit tipes ini bisa datang kembali sewaktu-waktu. Apalagi jika kita pernah menderitanya, maka kemungkinan untuk terserang kembali bisa sangat mudah. Terutama bagi orang-orang yang kurang bagus pencernaannya, makannya tidak teratur, dan asal-asalan dalam memilih makanannya. Penyakit ini bukan seperti cacar air yang hanya seumur hidup dialami.

Serangan Bakteri Salmonella Typhi dalam Tubuh

Bakteri Salmonella Typhi ini adalah penyebab penyakit tipes terjadi dalam tubuh manusia. Bakteri ini masuk lewat makanan lalu berhenti di usus halus. Setelah lama berhenti dalam usus, bakteri ini akan melukai usus dan menembus dinding usus yang membuat mereka juga akan ikut ke aliran darah melalui pembuluh darah. Maka itulah bisa dibilang bakteri ini sebagai parasit dalam tubuh.

Salmonella Typhi ini biasanya memerlukan waktu antara 24 jam-72 jam  hingga membuat beresiko menderita penyakit tipes. Apalagi jika tubuh dalam kondisi yang kurang fit dan kekebalan tubuhnya kurang baik. Maka sangat mudah untuk terkena serangan bakteri ini.

Setelah bakteri ini masuk ke aliran darah, biasanya tubuh akan menggigil, ditambah sakit kepala, dan badan lemas. Maka itu untuk memastikan apakah benar kita terserang Salmonella Typhi atau tidak harus melakukan tes darah. Biasanya jika tidak sampai terserang, sifatnya hanya gejala. Gejala bisa lebih mudah untuk disembuhkan dan belum sampai terserang dalam aliran darah.

Cara Menghindari Penyakit Tipes atau Tidak Terserang Kembali Tipes

Ada banyak cara untuk menghindari penyakit tipes. Pada intinya adalah harus menjaga kebersihan diri kita terutama saat sebelum makan dan tidur.

Bakteri Salmonella Typhi biasanya masuk pada makanan atau mungkin saja saat tangan kita kotor dan makan sebelum mencuci tangan. Cara lainnya adalah seperti:

  • Mencuci tangan sebelum makan
  • Selalu membawa hand sanitizer kemanapun pergi dan menggunakannya saat setelah berkendara atau berpergian
  • Selalu makan-makanan yang bersih
  • Memilih minuman yang dalam kemasan atau air yang sudah masak
  • Hindari es batu yang dibeli sembarangan (kita tidak tahu airnya bersih atau tidak, banyak kasus dari air kotor)
  • Bersihkan rumah dan tempat tidur kita secara rutin
  • Konsumsi probiotik
  • Hindari makan-makanan yang masih mentah, apalagi jika itu seafood atau makanan olahan yang belum matang
  • Bersihkan juga kamar mandi secara teratur, karena ini tempat bersarangnya bakteri dan virus jika tidak rajin dibersihkan

Bagi yang pernah mengalami tipes, maka harus lebih ekstra hati-hati. Jaga kesehatan pencernaan dan jangan sampai terkena penyakit maag atau sakit pencernaan lainnya, karena ini juga bisa berpeluang untuk datangnya tipes kembali ke dalam tubuh.

Tips Merawat Penderita Tipes di Rumah

Berdasarkan pengalaman pribadi saya, penyakit tipes bisa disembuhkan hanya di rumah saja. Ada beberapa langkah dan tips yang bisa dilakukan jika penderita tipes dirawat di rumah.

  • Bedrest Total

Bedrest ini bukan sekedar istirahat ya. Tapi benar-benar istirahat, gak mikir berat-berat, gak beraktivitas apapun. Kalau tubuh kita banyak bergerak, maka si bakteri salmonella typhi ini akan sangat mudah untuk bergerak dalam peredaran darah. Maka itu, biarkan badan penderita tipes istirahat di kasur. Pastikan juga jam tidurnya tidak terlalu malam. Karena biasanya demam atau reaksi bakteri ini bekerja di malam hari. Itulah kenapa penderita tipes sering kali demam di malam hari atau tengah malam.

  • Makan-Makanan Sehat

Sebenarnya makan apapun bagi penderita tipes tidak masalah. Asalkan bukan makanan yang terlalu asam dan terlalu pedas. Untuk lebih menyehatkan lambung dan usus, bisa dimulai dengan makan buah-buahan 20 menit sebelum makan-makanan utama. Ini menyiasati agar buah lebih baik diserap sebelum nanti tertumpuk oleh karbohidrat.

  • Pisahkan Ruangan Penderita Tipes

Penyakit tipes biasanya dengan sangat mudah menular. Untuk itu harus diwaspadai agar tidak menggunakan barang-barang, alat makan, atau bersentuhan langsung dengan penderita tipes. Jika sudah terlanjur menggunakan, segera strerilkan alat makan dan bagi orang di sekitarnya untuk memperkuat antibodi. Selain itu juga rajin-rajin membersihkan tangan dengan hand sanitizer. Lebih baik lagi jika penderita tipes dipisah ruangannya agar lebih enak untuk beristirahat juga menghindari penularan pada orang yang lain.

Itulah sedikit tips dan beberapa informasi dari saya. Kira-kira kalau dari kalian, apakah ada yang pernah mengalami tipes juga? Share dong bagaimana proses penyembuhan kalian di kolom komentar ya!

You may also like

5 Comments

  1. Wah nice dan sangat bermanfaat nih kak sharingnyaa. Bener banget yaa kak apalagi di musim pancaroba gini jadi kalo kita nggak bisa jaga kesehatan gampang terserang virus.

  2. Jadi tipes itu karena bakteri ya? Aku ngiranya karena gaya hidup, hehe, Karena yang biasanya kena itu anak-anak yang suka begadang atau kecapekan 😀

    Puji Tuhan belum pernah kena tipes, jangan sampe yah

  3. Suami pernah tuh dulu kena tipes. Mana saya punya bayi juga. Saking takutnya, baju-baju suami saya rendem air panas. Hihi…takut menular…
    Bener tuh, hati-hati dengan makanan mentah. Harus yakin dicuci bersih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *