PENGALAMAN COBAIN IFREE PAD TERAPI HANGAT SAAT NYERI HAID

Di tulisan kali ini saya ingin cerita pengalaman saat haid dan penggunaan iFree Pad yang baru saja saya kenal. Setiap kali akan memasuki periode menstruasi, biasanya saya sudah merasakan tanda-tandanya pada fisik. Rasa tidak nyaman, sakit, kram, dan mood jadi menurun.

Yang paling kerasa adalah muncul beruntusan di wajah, wajah lebih kering, dan sering kali merasa ada nyeri-nyeri di bagian rahim. Kadang nyeri datang, kadang nyerinya hilang, kadang muncul juga flek, sebagai tanda menstruasi mau datang. Tapi yang paling kerasa keganggu adalah saat si nyeri datang apalagi kalau berlanjut nyerinya di hari pertama dan kedua. Rasanya gak ingin beraktivitas dan tiduran aja di kasur. Hehehe.

Salah satu kejadiannya adalah waktu Ramadhan kemarin. Jadi, hari ke-5 Ramadhan saya mengikuti sebuah seminar keuangan dari salah satu financial adviser di Indonesia. Bayangkan ya, lumayan banget effortnya untuk ikutan seminar ini. Selain karena jarang-jarang bisa ikut, biayanya juga lumayan, dan banyak banget ilmunya yang harus diserap. Eh, tiba-tiba menstruasi pun datang. Rasanya perut langsung keram, nyeri, gak enak badan, dan bad mood lah. Saya tahan-tahan, karena memang gak boleh kelewatan sedikitpun ilmu di hari itu. Tapi luar biasa menahan ketidaknyamanan saat itu.

Saya pun langsung mengambil pelajaran sejak saat itu, kalau nyeri haidh benar-benar mengganggu sih kalau sedang beraktifitas penting. Ditahan segimanapun, tapi tetep aja bikin gak konsen dan mengganggu kenyamanan. Kalau para wanita, pasti akan sepakat dengan saya. Hehehe.

Sejak saat itu, akhirnya saya bersyukur karena menemukan satu produk yang baru saja saya kenal, namanya iFree pad, pad untuk terapi hangat saat nyeri haid. Pertama kali saya tahu adalah waktu belanja di Guardian dan menemukan produk ini. Baru tahu kalau ada pad yang bisa mengurangi rasa nyeri saat haid atau kram, akhirnya tertarik untuk mencoba.

iFree pad, pad terapi hangat untuk mengurangi sakit saat haidh

iFree pad ini punya kemasan yang sangat travel friendly. Bisa masuk ke tas kecil atau kita masukin ke pouch juga bisa. Dalam satu kemasan, ada dua pad. Pad ini ternyata bisa berfungsi selama 8 jam, memberikan hangat saat digunakan dan tidak menggunakan obat kimia.

Cara Menggunakan iFree Pad

Cara menggunakannya juga sangat mudah. Pertama, buka kemasan pad terapi iFree dan tidak lama, pad akan menjadi hangat saat sudah terpapar udara. Proses alami ini, dinamakan OXYHEAT. Lalu, lepaskan lapisan perekatnya dan tempelkan pad pada pakaian atau celana dalam kita. Nah, level kehangatannya bisa kita sesuaikan dengan keinginan.

Beberapa cara pemakaian iFree Pad sesuai tingkat kehangatannya
  • Agak Hangat : ditempel di bagian dalam baju
  • Hangat : ditempel di luar celana dalam
  • Lebih Hangat : ditempel di bagian dalam celana dalam

Saya menggunakan ini saat hari pertama haid dan sedang nyeri-nyerinya atau kram. Awalnya saya mencoba menempelkan di bagian baju. Tapi hangatnya biasa saja dan masih kurang terasa. Karena ingin sensasi yang lebih hangat dan panas, akhirnya saya menempelkan di bagian celana dalam saya.

Walaupun mereka mengklaim 8 jam penggunaan masih hangat, saya menggunakannya lebih dari 8 jam, yaitu dari pukul 10.00-24.00. Entah rasanya masih hangat, jadi saya tempelkan terus setelah mandi dan setelah berganti celana.

Pengalaman Setelah Penggunaan

Dari yang pernah saya pelajari, nyeri haid itu muncul karena proses alami dari menstruasi dalam tubuh kita. Proses menstruasi itu merangsang otot-otot di rahmi untuk berkontraksi meluruhkan dinding rahim yang membuat aliran darah ke otot rahim menjadi berkurang. Akhirnya ujung-ujung syaraf pun terasa nyeri.

Nah, dengan terapi hangat yang diberikan oleh iFree ini, akan membuat otot jadi lebih relaks, melancarkan aliran darah ke otot rahim, dan signal sakit pun bisa terblock. Pantesan saja ya, dulu waktu masa-masa awal saya menstruasi, Ibu saya mengajarkan untuk mengompress daerah rahim atau perut dengan air hangat. Atau menympan botol berisi air hangat di atas perut sambil tiduran atau saat duduk. Ya, cara itu bisa mengurangi nyeri, tapi sungguh tidak praktis ya? Hehehe.

Bagi saya pribadi, iFree pad ini seperti penyalamat di kala nyeri dan keram perut terjadi saat haid. Yes, #iFreeToBeMe! Selain cara pemakaiannya yang sangat mudah, nyaman, dan yang paling penting lagi adalah tidak menganggu aktivitas. Jadi, seperti tidak terlihat menggunakan apapun walaupun ada iFree pad di dalam baju. Dengan adanya iFree pad juga, saya tidak perlu lagi minum obat pereda nyeri yang sebenarnya, kalau terlalu sering diminum juga nggak bagus kan?

Penjelasan lengkap mengenai produk iFree pad di kemasan luar

Buat selanjutnya, saya mau beli iFree pad lagi untuk stock dan akan simpan sebagian di dalam tas. Jadi, kalau saat masa datang menstruasi, gak perlu ribet lagi tinggal pakai ifree pad aja dari persediaan. Harganya juga sangat terjangkau yaitu sekitar Rp25.000. Kalian bisa beli di drugstore seperti Guardian, Watsons, Dandan, Hypermart, Boston, Viva Health Apotek, Apotek Roxy, atau juga di e-commerce JD.ID.

Saran saya sih, beli dari sekarang aja. Jadi pas menstruasi datang, tinggal pakai aja. Nyeri haid bisa berkurang, aktifitas jadi nyaman. Oya, buat yang udah coba pakai juga boleh share hasil pemakaian kalian ya!

More Info:

Instagram : @ifree.Indonesia
Facebook : iFree
Website : ifreeindonesia

You may also like

12 Comments

  1. Wah noleh bgt nih d coba, secara aq kl pad lg datang bulam d awal 3 hari pertama itu kadanh suka kram perut, pinggal pegel, badan pk ngerentek kadang smp meriang. Tp kl dah lewat 3 hari ya biasa lg.cuzz ah aq langsung cari dan beli ..

  2. Saya melihat beberapa teman saya yang kalo haid sakit tu ampek nangis nangis ya, bahkan ada juga yang sampai pingsan. Serem kali ya. Gak kebayang sakitnya. Hadirnya IFREE PAD ini akan sangat membantu ya tentunya. Semoga.

  3. Aku belum pernah coba produk ini sih. Tapi dari penjelasan di atas, sepertinya menarik untuk dicoba.. jadi penasaran kan.. apalagi kalau bisa mengatasi tanpa perlu minum obat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *