INGIN CARI LOWONGAN KERJA BARU, COBA DULU 6 HAL INI YA!

Awal tahun 2016, saya mulai berpikir tentang mencari tempat kerja yang baru dan mencari lowongan kerja baru. Alasannya sih banyak, mulai dari ingin mencari tantangan baru, cari pengalaman yang lebih greget, dan suasana baru. Dari semenjak tahun 2013, saya kerja di salah satu NGO yang masih merintis. Setelah 3 tahun rasanya sudah banyak belajar dan saatnya mencari tantangan baru. Akhirnya, saya pun resign dan mencari lowongan kerja yang masih berkaitan dengan passion saya, dan nyantolnya sama dunia NGO lagi. Hehehe.

Mencari lowongan kerja sebenarnya gampang. Apalagi sekarang ini kan banyak website yang menjadi platform penyedia lowongan kerja. Yang sulit adalah mencari yang sesuai dengan keinginan-keinginan kita. Apalagi kalau kita juga seorang yang idealis ya. Harus sesuai dengan passion, background pendidikan, dan juga sesuai dengan hal-hal lainnya yang jadi prinsip hidup kita. Jadi pastinya tidak mudah untuk mencari yang cocok.

Berbekal pengalaman saya 3 tahun lalu yang intens mencari tempat kerja baru, ada beberapa hal yang bisa saya bagikan untuk teman-teman yang sedang mencari lowongan kerja. Berikut sedikit tipsnya ya.

  • Buka Peluang dari Berbagai Jenis Pekerjaan

Misalnya nih ya, kalian lulusan jurusan kimia. Jurusan kimia itu gak selalu kok kerjanya hanya di laboratorium atau di perusahaan yang berkaitan langsung dengan bidang kimia dan turunannya. Kita bisa eksplor dulu, adakah kelebihan lain yang kita miliki. Misalnya saja kita punya kelebihan di bidang kepenulisan atau suka juga dengan bidang content creative. Bisa juga kalian mencari lowongan kerjaan di bidang penulisan yang membutuhkan content tentang masalah kesehatan, masalah farmasi, atau mungkin website-website edukasi tentang kimia.

Sekarang ini banyak juga lho company atau perusahaan yang membutuhkan SDM dengan skill yang gak hanya satu bidang atau satu hal aja. Yang sekarang dibutuhkan justru SDM dengan multi talented. Jadi coba luaskan dulu jenis-jenis pekerjaan yang ada. Jangan tertutup dengan yang hanya kita ketahui saja. Siapa tahu di luar sana memang banyak sekali pekerjaan baru yang dibutuhkan dan ternyata membutuhkan skill yang kita miliki.

Saya pribadi saat ini sedang menggeluti dunia content, kepenulisan, dan digital. Tapi saya juga bekerja di dunia filantropi yang butuh banyak wawasan tentang dunia sosial, lingkungan, agama, dan budaya. Jadi mau tidak mau, walaupun saya lulusan komunikasi, saya juga harus belajar mengenai hal tersebut agar peluang pekerjaan dan peningkatan karir bisa lebih luas.

  • Buat CV yang Berkualitas

Salah satu penunjang mencari dan mendapatkan lowongan kerja adalah memiliki CV yang berkualitas. Sebenarnya, saya bukan ahli di bidang ini. Tapi pada intinya, CV itu juga sangat menentukan persepsi dan bagaimana cara pandang rekruiter terhadap kita. Untuk membuat CV berkualitas itu sebenarnya kayak kita mau jualan. CV ibarat etalase diri kita. Apa saja sih dalam diri kita yang bisa kita jual? Keahlian apa saja yang kita miliki dan pengalaman apa saja yang kita punya agar rekruiter tertarik dengan diri kita.

Nah, di etalase itu pasti kan menampilkan sesuatu yang memang menarik pembeli saja. Jangan sampai ada hal-hal yang tidak penting ada di etalase penjualan. Sama dengan CV kita, jangan sampai kita menampilkan hal-hal yang tidak penting atau tidak dibutuhkan. Misalnya nih ya: Hobi, Makanan Kesukaan, Riwayat pendidikan dari playgroup sampai SMP. SMA dan Kuliah, its okay lah ya dicantumin karena masih dekat dengan kehidupan kita sekarang. Tapi kalau yang dulu-dulu banget, who’s care?

  • Bangun Portofolio dan Skill

Biasanya, rekruiter itu suka sama SDM yang punya portofolio dan hasil karya dari skillnya. Misalnya aja kalau kalian adalah seorang designer coba bikin saja berbagai karya design sendiri. Walaupun tidak ditujukan untuk bisnis atau kebutuhan perusahaan tertentu, tetapi hasil karyamu bisa menunjukkan kualitas skill yang kamu miliki. Portofolio juga bisa berupa pengalaman-pengalaman kamu. Saat menunggu panggilan kerja kamu juga bisa ikut berbagai komunitas, ikut handle acaranya, ikut dalam kepanitiaannya, dan berkontribusi lewat peran yang kamu ambil.

Intinya, jangan sampai saat melamar pekerjaan atau mencari lowongan kerja, kita benar-benar kosongan tidak memiliki pengalaman atau bekal skill apapun. Bagaimanapun juga, rekruiter biasanya lebih senang dengan calon SDM yang memiliki pengalaman dan portofolio yang bagus. Artinya orang tersebut sudah pengalaman kerja dan siap untuk bekerja.

Ini yang saya alami juga. Saat melamar pekerjaan di tempat baru, rekruiter saya tertarik dengan saya karena saya memiliki blog personal dan pernah mengisi content di beberapa web. Mereka melihat saya punya kelebihan menulis, membuat content, dan sangat cocok dengan posisi yang waktu itu pertama kali saya tempati. Jadi, dari hal-hal kecil yang kita miliki harus kita manfaatkan dan jadikan peluang ya!

  • Netowrking, Temukan Peluang Kerja Baru

Mendapatkan pekerjaan baru itu tidak selalu harus dari web atau datang ke acara job fair kok. Kamu juga bisa dapatkan pekerjaan dari jaringan pertemanan. Biasanya perusahaan atau institusi tertentu sering mencari SDM lewat jalur informal. Artinya sudah benar-benar tahu calon SDM tersebu, dari rekomendasi orang lain, dsb. Jadi, coba manfaatkan saja pertemanan kalian ya. Rajin-rajin berjejaring dan punya kenalan baru ya!

  • Tidak Selalu Harus Menunggu Bola, Kamu Bisa Menjemput Bola

Mencari lowongan atau mendapatkan pekerjaan baru itu bisa juga dengan cara kita menjemput bola lho. Misalnya saja kita cari perusahaan mana yang memang kita bidik. Kita cari tahu apakah di perusahaan tersebut ada bidang yang sesuai dengan keahlian kita. Dari situ kita bisa mencari tahu, siapa orang yang berkaitan dengan HRD atau Human Capitalnya, dan contact emailnya. Kita bisa mengirimkan email kepada orang tersebut, tentang CV diri kita, mengirimkan portofolio, siapa tahu saja cocok dan mereka memang membutuhkan. Karena memang tidak selalu lowongan kerjaan itu di publish umum oleh orang-orang perusahaan.

Dengan cara ini pasti ada saja yang tidak merespon ya. Tapi kalau tidak dicoba, bagaimana kita bisa tahu hasilnya?

  • Buka dan Ikuti Web Pencari Kerja yang Terpercaya

Hati-hati dengan lowongan kerja yang di share di berbagai group whatsapp apalagi jika tidak jelas sumbernya dan meminta imbalan saat kita diminta interview atau jika ingin diterima di perusahaan tersebut. Banyak sekali penipuan kerja lewat jalan tersebut dan masih saja ada orang yang terjebak lewat cara tersebut.

Untuk cara amannya, kalian bisa coba mencari lowongan kerja lewat web terpercaya. Salah satu web pencari pekerjaan yang aman dan lengkap adalag Glints. Selain untuk mencari lowongan kerja fulltime, web ini juga bisa untuk mencari lowongan kerja intern, lho. Jadi buat kalian yang masih mahasiswa bisa juga coba mencari tempat intern di Glints.

Selain itu, saya juga suka dengan content-content yang disajikan oleh Glints di blognya dan instagram. Buat saya yang sudah bekerja, membuka website Glints juga sekaligus belajar dan menambah wawasan tentang dunia karir. Apalagi buat saya yang bekerja di NGO ya, penting sekali mendapat wawasan baru pekerjaan agar profesionalitas juga semakin terasah. Apakah ada yang sudah pernah coba check dan menikmati content Glinst.com?

Oya, selamat mencoba 6 tips dari saya ya! Semoga berhasil dan mendapatkan pekerjaan idaman kalian.

You may also like

13 Comments

  1. Memang menjamur sekali ya mba lowongan kerja yang “menjebak” calon pekerja yang diharuskan membayar sejumlah uang.
    tips nya bermanfaat untuk yang sedang butuh pekerjaan.
    Jangan karena sedang butuh, sampe bisa terjebak ya..

  2. Aku setuju banget di point yang membuka diri untuk peluang di jenis pekerjaan yg lain. Bisa banget kita dapet kerjaan yang beda dikit sama background pendidikan kita. Itu juga menunjukkan kalau kita aktif dan suka belajar.

    1. Keren nih, tips-tipsnya Mbak.
      Dan sekarang dipermudah ya. Asa website pencari kerja dan juga sering diadakan job fair.

      Beda zaman saya dulu. Nyari kerja di kawasan saja, muter-muter dari satu PT ke PT lain hehehe

  3. Tips-tips mencari pekeraan baru yang sangat bermanfaat. Portfolio yang baik akan lebih mempermudah untuk mendapatkan kerjaan yang diincar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *