Tips Belanja Akhir Tahun yang Gak Bikin Pengeluaran Membengkak

Setiap akhir tahun, hawa-hawa belanja dan membeli barang-barang baru rasanya semakin gencar. Hampir seluruh lini sosial media, website, dan berbagai billboard di jalan sudah ramai dengan nuansa belanja. Belum lagi ditambah adanya Hari Belanja Nasional yang semakin sering saja diadakan oleh para e-commerce atau online shop di Indonesia. Hal ini bikin saya pribadi, jadi sering window shopping dan ngincer barang-barang mana yang sale apalagi kalau barangnya kece. Rasanya jadi pengen banget buat beli.

Eits, tapi tahan dulu. Kadang-kadang hawa belanja yang sedemikian kuat itu bikin kita jadi terus-terus pengen belanja padahal bisa jadi itu cuma keinginan aja bukan kebutuhan. Ingat ya, keinginan bukan kebutuhan. Kalau hanya menuruti keinginan padahal bukan kebutuhan, bisa-bisa malah bikin pengeluaran membengkak dan dompet semakin menipis, padahal bisa jadi ada kebutuhan lain yang lebih mendesak di luar belanja keinginan kita tapi tidak terpenuhi dan anggarannya sudah tidak ada.

Nah, jangan sampai hal ini terjadi. Ada beberapa tips yang mungkin bisa kita terapkan menjelang akhir tahun ini. Ini yang pernah saya terapkan di tahun lalu. Alhamdulillah bisa belanja berbagai kebutuhan dan sedikit barang-barang keinginan yang terpendam lama, tapi nggak sampai menguras dompet dan menjadikan pengeluaran membengkak.

Adanya moment akhir tahun dan hari belanja nasional, terkadang jadi keuntungan sendiri karena banyak barang-barang sale dan juga obral besar-besaran. Namun tentu jangan juga dianggap sebagai peluang dan ajang belanja besar-besaran. Kalau tidak direncanakan dan kesadaran kita dijaga (hehehe), nantinya bisa kalap dan malah menghabis-habiskan uang bukan untuk sesuatu yang bermanfaat.

Nah, ini beberapa tips yang bisa dicoba agar belanja akhir tahun atau hari belanja nasional tidak jadi membuat anggaran membengkak.

  1. Rencanakan Dulu Anggaran

Mau belanja tapi belum buat anggaran? Jangan sampai terjadi ya. Biasanya kalau kita tidak punya patokan dan anggaran yang benar-benar terenana, akhirnya akan banyak belanjaan atau barang-barang yang dibeli padahal diluar rencana. Apalagi kalau belanja di super market, mall atau pusat-pusat perbelanjaan lainnya. Liat kanan-kiri kok bagus barangnya, pas lagi uangnya ada, bisa lupa dan tanpa pikir panjang dibeli.

Membuat anggaran belanja memudahkan kita untuk merencanakan pengeluaran dan tidak mudah untuk mengeluarkan uang tanpa jelas tujuannya.

Sebelum kejadian itu, anggaran ini penting banget. Sah-sah aja kalau memang ada barang yang ingin kita beli, mungkin untuk kebutuhan fashion, style sehari-hari, atau lain-lain. Tapi kalau sampai mengganggu kebutuhan primer, kebutuhan utama, dan dana darurat kita, jangan sampai deh. Apalagi bagi yang punya cartu credit, nah ini harus diwaspadai. Hehehe.

Untuk itu, usahakan kita punya anggaran tahunan dan juga bulanan yang dirancang rutin. Tapi yang jelas lebih penting, kita harus ikuti dengan konsisten yang sudah kita rancang.

  1. Nabung Jauh-Jauh Hari

Kamu termasuk yang hobi belanja? Akhir tahun ingin belanja-belanja? No problem, asalkan ada tabungan yang khusus untuk itu dan disiapkan jangan sampai mendadak. Sesuatu yang mendadak itu kadang ga baik juga. Termasuk untuk belanja akhir tahun, belanja berbagai kenginan kita, memenuhi kebutuhan lainnya lebih baik ada tabungan khusus. Ibaratnya, tahan untuk tidak asal sembarangan menggunakan uang, tabung terlebih dahulu, baru gunakan saat memang waktu yang tepat.

Menabung jauh-jauh hari untuk berbelanja akan lebih hemat dan tidak akan menghabiskan uang secara responsif atau hanya mengikuti keinginan semata.

Kebiasaan nabung untuk sesuatu yang kita inginkan, itu baik sekali karena melatih diri supaya tidak reaktif dan asal merespon keinginan. Barang atau sesuatu yang kita inginkan itu juga jauh lebih berarti kalau didapatkan dari hasil menabung. So, siap untuk menabung dulu sisihkan uang?

  1. Bongkar dan Rapikan Barang-Barang di Rumah

Sebelum berbelanja online atau menjelang akhir tahun, ini kebiasaan yang paling sering saya lakukan. Bongkar-bongkar lemari, rapikan barang-barang di rumah, lihat-lihat barang yang ada di rumah atau kamar ini berguna banget lho. Kita bisa lebih tau apa aja barang yang kita punya dan apa barang yang sudah tidak sering kita pakai. Nah kadang karena saking banyaknya barang yang kita punya, barang-barang lama tidak terpakai dan akhirnya sia-sia dibiarkan begitu saja.

Kalau ada yang tau Marie Kondo, bisa juga mulai menerapkan tidying up ala dia. Caranya dengan kita mulai memfilter mana saja barang-barang yang tidak dipakai, mana barang-barang yang sudah tidak kita gunakan, mana barang yang memang tidak memberikan dampak apa-apa jika kita membuangnya. Lalu rapihkan dan akhirnya kita akan sadar, mana yang jadi kebutuhan kita untuk berbelanja.

Membersihkan dan merapihkan barang-barang yang kita miliki akan meminimalisir hasrat untuk berbelanja dan lebih bermanfaat jika diberikan kepada yang lebih membutuhkan.

Saya yakin sekali, kalau sudah bongkar lemari, kita jadi enggan menghabiskan uang untuk berbelanja apalagi untuk barang-barang yang sudah kita miliki sebelumnya dan masih layak untuk digunakan. Akhirnya keuangan jadi lebih hemat dan terjaga. Barang-barang yang layak pakai dan tidak kita gunakan juga masih bisa kita sumbangkan atau berikan kepada yang lebih membutuhkan. Setuju gak?

  1. Buat Wishlist dan Bandingkan Harga

Sebelum berbelanja, baiknya untuk buat dulu wishlist yang kita ingin beli. Jangan langsung berbelanja tapi kita buat dulu listnya lalu pikirkan mana yang benar-benar ingin kita beli dan pastinya benar-benar dibutuhkan. Nah, baiknya juga kita bandingkan harga-harga yang ada agar tidak terjebak diskon besar-besaran padahal harganya juga tidak jauh berbeda dengan yang lain. Atau bahkan ada yang lebih murah.

Buat list apa yang akan dibeli lalu bandingkan harga-harga.
  1. Cari Diskon dan Harga Murah Lewat Online

Siapa yang tidak suka dengan diskon dan obral besar-besaran? Pastinya, hampir setiap wanita suka dengan hal tersebut hehehe. Nah, apalagi sekarang zamannya belanja online kadang jatuhnya harga lebih murah dan simple, karena tinggal menunggu saja di rumah belanjaan sudah sampai. Kita juga bisa meredam hasrat belanja dengan tidak melihat-lihat barang lainnya sebagaimana belanja di mall yang bisa bikin β€œngiler”. Hehehe.

Untuk itu, coba kita searching dulu mana online shop atau e-commerce yang memberikan penawaran-penawaran menarik di Hari Belanja Nasional atau saat akhir tahun nanti. Yang jelas teliti juga kualitas barang dan diskon nya benar-benar sesuai dengan budget yang kita miliki.

Nah untuk belanja online terutama di Hari Belanja Nasional atau Harbolnas bisa juga nih belanja di ZALORA yang ngasih banyak promo-promo menarik. Coba klik link iniΒ  untuk melihat penawaran eksklusif di ZALORA Indonesia.

Harbolnas di Zalora jadi solusi buat kita yang ingin belanja fashion yang gak bikin kantong menipis dan anggaran membengkak. Plus kualitas yang juga bagus-bagus. Saya sudah buat list mana aja barang-barang yang mau dibeli nih. Alhamdulillah ada banyak promo menarik banget yang gak bikin pengeluaran membengkak.

Nah, kalau kamu sudah coba check juga belum? Atau kalau ada tips and trick gimana biar belanja hemat, boleh share juga ya di kolom comment.

You may also like

22 Comments

  1. Aku pun sekarang kalau mau belanja itu nabung dulu. Misalkan belanja baju sekian, belanja buku sekian, sepatu sekian, skin care sekian, dll. Jadi pertahun bisa diprediksi berapa kali belanja. Dan enaknya berasa lebih puas aja kalau belanja sesuai budget yang udah diitung2.

  2. Nah kalo mau belanja pas akhir tahun senengnya banyak diskonan. Apalagi kalo udah harbolnas. 😁 tapi emang harus tau kebutuhan sih biar ga kalap. Bahaya πŸ˜‚

  3. Ah marie kondo..
    pernah nyoba tapi nggak tegaan wkwkwk
    Mau buang, kok sayang…

    Sebenernya ya itu sih yg paling aku suka.. ngelist barang yang di butuhkan urutkan prioritas.. dan liat kondisi tabungan πŸ˜€

  4. Hm, beberes rumah sudah harus banget, tapi kok belum belum aja ya, padahal udah pingin belanja
    .
    .
    Ada beberapa kebutuhan yang harus dibeli, tp kudu mengurangi barang yg ada, hiks kudu luangin waktu beberea nich, biar bisa belanja di Zalora

  5. Aduh, teori begini aku sering baca mba. Dan entah kenapa ujung2nya nggak terlaksana :)) Godaan memang sangat kencang ya. Tapi poin 4 dan 5 sering aku lakuin sih. Malah aku lebih suka ikut harbolnas daripada diskon di mall.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *