5 PELAJARAN BERHARGA DARI TAHUN 2017

Selamat datang 2018. Alhamdulillah, masih ada kesempatan dan waktu untuk bisa bertemu tahun 2018. Gak nyangka secepat ini 2017 berlalu, berasa baru kemarin saya berada di Desember 2016 dan belum terpikir apa yang akan digapai dan dicapai di 2017. Hanya sekedar let it go, sambil berpikir dan berproses aja. Tapi memang, rezeki dan apa yang Allah berikan kadang di luar rencana manusia.

Baca juga : RESOLUSI HIDUP SEHAT 2018, TIDAK MUDAH SAKIT DENGAN THERAGRAN-M

Tahun 2017 itu menjadi pengalaman seru bagi saya dan seperti membangun sesuatu yang baru kembali dalam hidup. Ada gemes-gemesnya sih kadang di tahun kemarin itu masih suka ada emosi-emosinya gara-gara ngadepin sesuatu yang gak sesuai sama prinsip atau targetan pribadi. Tapi sedikit-demi sedikit bisa belajar dari berbagai peristiwa dan pentingnya ikhlas menghadapi masalah.

Tapi yang terpenting dari setiap dari perjalanan adalah mengambil hikmah dan pelajaran. Selama apapun hidup di dunia, kalau tidak bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari setiap peristiwa tentunya akan menjadi sia-sia. Untuk itu, saya coba mengambil pelajaran di 2017 dari perjalanan saya 1 tahun ke belakang.

1.   Tidak Ragu Menjalani Hal Baru

Di tahun 2017 saya menjalani aktivitas baru yaitu blogging. Di tahun 2016 sebetulnya sudah dimulai, tapi masih belum serius dan fokus, apalagi memonetize blog hingga menjadi blog yang menghasilkan penghasilan sendiri. Di awal tahun 2017 pun saya nekat menjadikan domain blog sebagai domain berbayar. Harapannya bisa terus belajar dan semangat untuk menulis. Alhamdulillah kesampaian, dan 1 tahun di 2017 ini saya bisa memenangkan beberapa lomba blog, mendapatkan job untuk review produk, sponsor post, dan kerjasama penulisan artikel. Hal ini adalah hal baru semua bagi saya, tapi karena keyakinan dan tanpa ada keraguan menjalankannya, semuanya bisa menghasilkan walaupun masih jauh dari ideal.

Tapi, saya bersyukur dengan keyakinan dan proses selama satu tahun, saya pun bisa mencapai kenaikan Domain Authority dan Page Authority serta page views blog hingga 12.000 sebulan. Tentu bukan satu hal yang saya bayangkan sebelumnya, walaupun masih jauh dari para blogger handal lainnya. Begitupun dengan pengalaman baru saya untuk belajar fotografi. Awalnya, hanya iseng-iseng memegang kamera kantor. Tapi beberapa teman mengatakan bahwa hasil foto saya lumayan untuk seorang amatiran. Dari situ entah kenapa saya terdorong untuk terus mengambil foto dan menggunakan kamera di beberapa moment hingga mengikuti beberapa workshop fotografi. Alhamdulillah, akhirnya bisa belajar dan memiliki pengetahuan soal fotografi.

Baca juga : Ingin Tulisan Semakin Berkualitas dan Menghasilkan? 3 Orang Ini memaparkan Rahasianya

Dulu sempat ada orang yang mergukan untuk apa saya menulis di blog. Apalagi, kalau tulisan masih belum berkualitas atau mengambil topik atau tema yang kurang berbobot. Tapi saya hanya yakin dan bermodal percaya diri saja, sambil sedikit demi sedikit memperbaiki kualitas, juga belajar dari blogger blogger yang handal. Akhirnya dari ketidakraguan tersebut, bisa mendapatkan pengalaman dan ilmu yang berharga. Kalau bisa dibilang, jangan simpan keragu-raguan jika memang kita bisa melakukannya dan bisa berproses untuk menghasilkannya.

2.   Badai Pasti Berlalu, Menikmati Pekerjaan Baru

Di tahun 2017, saya mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan posisi job baru yang lebih cocok dan sesuai dengan passion pribadi saya, walaupun masih bekerja di NGO yang sama. Tetapi saya bersyukur karena di divisi yang baru ini saya bisa lebih kreatif, belajar banyak hal baru, bekerja sama dengan orang-orang yang kreatif dan pastinya seru. Walaupun terkadang bekerja sering tak mengenal waktu, namun saya menikmati bisa mengelola content dan campaign di digital platform milik NGO ini. Akhirnya saya bisa merasakan bagaimana ilmu komunikasi saya digunakan lebih optimal, dan semoga apa yang saya pelajari dan lakukan lebih bermanfaat.

Di tahun sebelumnya hingga tengah tahun 2017, saya sempat mengalami stress dan ingin segera menyelesaikan masalah ini. Di dunia pekerjaan tekanan tertentu memang biasa ada, tapi saya tidak bisa menerima jika dalam suatu pekerjaan tidak bisa meningkat secara kualitas, tidak ada pengalaman baru, dan tidak ada kepercayaan terutama dari leader. Tapi Alhamdulillah hal ini segera berlalu, dan saya pun mendapatkan posisi baru yang jauh lebih bisa saya nikmati. Terimakasih ya Allah, saya yakin bahwa badai pasti berlalu.

3.   Terkadang, Nekat dibutuhkan Untuk Menantang Diri

Nekat. Itulah yang saya alami di tahun 2017 bersama partner bisnis saya. Kami sebelumnya tidak pernah terpikir untuk menjalani bisnis hijab and fashion yang digeluti saat ini. Ternyata di tahun 2017 ini, alhamdulillah bisa dijalankan dengan modal seadanya dan waktu yang terbatas. Tapi, kami bisa membuktikan diri sampai puncaknya di bulan Ramadhan, bisa menjadi tenant di salah satu bazar besar di Masjid Sunda Kelapa selama 1 bulan lamanya, walaupun banyak sekali drama yang harus dilewati. Tetapi disitulah letaknya kreativitas dan keterbukaan akan strategi baru untuk mencari solusi terbaik. Hasilnya, lumayan ada tambahan THR untuk lebaran ya. Hehehe.

Baca juga : 5 Tantangan Bekerja Sambil Berbisnis Sampingan

Di tahun 2018 ini, sepertinya soal bisnis menjadi PR besar karena melanjutkan bisnis ini juga butuh fokus dan tuntutan tersendiri. Bagaimana kelanjutannya? Mudah-mudahan selalu ada jalan terbaik untuk terus membesarkan ini.

4.   Belajar Untuk Sabar dan Selalu Bahagia

Di usia 26 tahun ini, saya semakin sadar bahwa usia semakin dewasa dan seharusnya bisa terus memperbaiki diri. Saya bukan lagi anak kecil, anak remaja yang seenaknya, dan juga emosi akan menghadapi masalah hidup. Semakin lama pasti akan semakin banyak ujian dan semakin banyak tantangan pastinya. Untuk itu, saya menyadari bahwa sikap yang terlalu moody, emosian, atau mungkin mengedepankan perasaan daripada rasional, rasanya bukan hal baik untuk terus menerus ada.

Di tahun 2017, saya belajar untuk bersabar dan membangun sikap diri yang positif. Dunia ini memang bukan tempatnya bahagia, tetapi untuk bahagia itu sebuah pilihan karena tidak ada yang ingin hidupnya merasa buruk dan menderita. Tetapi yang saya baca dalam sebuah buku, sikap positif dan bahagia akan membuat hidup lebih sehat, lebih jernih, dan tenang. Akhirnya solusi-solusi terbaik akan lebih keluar dan menyelesaikan masalah jadi lebih mudah.

Baca juga : 7 Tips Agar Menjadi Muslimah Produktif

Ya, itulah yang saya pelajari dan berproses. Tapi memang ada banyak sekali nikmat dan bahagia yang bisa kita ambil setiap hari karena Allah memberikannya di setiap waktu, tanpa kita sadari.

5.   Mempersiapkan Diri Menuju Bagian Hidup Selanjutnya

Tidak terasa 2017 pun sudah berakhir. Menuju hidup selanjutnya adalah yang harus dilakukan. Ya, di 2018 akan ada moment yang merupakan awal hidup baru karena saya tak lagi hanya mengurus diri sendiri, tapi juga mengurus masa depan bersama untuk membangun keluarga. Tidak mudah tentunya jika tidak disiapkan dari sekarang. Terutama soal psikologis dan ilmu terkaitnya. Semoga persiapan ini bisa berjalan lancar, dan tentunya bisa menjadi langkah awal yang baik dalam hidup ini.

Goodbye 2017, banyak sekali hikmah dan pelajaran yang bisa diambil di tahun ini. Tentunya akan sangat bermanfaat untuk tahun 2018 ini. Akan ada apa lagi di tahun 2018? Just plan it, do it, and let it work!

You may also like

17 Comments

  1. Semoga lancar djayaaa rencana no 5-nya Mba 😊 hihi btw udah pernah sharing belum cara bagi waktu full time work dan bisnisnya? Kece banget bisa jalan barengan

  2. Anak muda jaman sekarang kreatif, produktif dan inovatif yaa…
    Jadi ingat waktu aku seusia Nisa..aku sedang mengembangkan apa yaa…?

    Hebat Nisaa…
    Sudah bisa menemukan dan mengembangkan passionnya.

    Sukses yaa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *